Dependensi dan Normalisasi

Funtional Dependency
  • FD menggambarkan hubungan,batasan,keterkaitan antar atribut-atribut dalam relasi.
  • Suatu attribute dikatakan functionally dependent pada yang lain jika kita menggunakakn harga atribut untuk menentukan harga atribut yang lain.
Notasi : A –> B

A dan B adalah atribut dari sebuah tabel .   A menentukan B atau B tergantung A   jika dan hanya jika ada 2 baris data dengan nilai A yang sama maka nilai B juga sama.
Contoh :
satt
  • Karakteristik utama dari functional dependency yang digunakan dalam normalisasi :
–        Mempunyai relationship  1:1 antar atribut di sebelah kiri dan kanan dependency.
–        Saling terkait (Hold for all time)
  • Normalisasi adalah suatu teknik untuk menghasilkan sekumpulan relasi dengan sifat-sifat (properties) yang diinginkan, memenuhi kebutuhan data pada enterprise.
  • Sebuah relasi dapat dinormalisasi kedalam bentuk tertentu untuk mengatasi kemungkinan terjadinya pengulangan dari update yang tidak baik.
  • Empat bentuk normal yang biasa digunakan yaitu, first normal form(1NF), second normal form  (2NF) dan third normal form (3NF), danBoyce–Codd normal form (BCNF).
Data redundancy
  • Kerangkapan data dapat menyebabkan anomali
  • Relasi yang mengandung informasi yang redundan dapat diakibatkan oleh  update anomalies.
  • Beberapa tipe dari update anomalies, diantaranya  :
  • Insertion
  • Deletion
  • Modification
Proses Normalisasi
  • Suatu teknik formal untuk menganalisa relasi berdasarkan primary keyatau candidate key-nya dan functional dependency antar atribut.
  • Dilakukan dalam beberapa langkah. Setiap langkah mengacu ke bentuk normal tertentu, sesuai dengan sifat yang dimilikinya.
  • Setelah normalisasi diproses, relasi secara bertahap menjadi lebih terbatas/kuat bentuk formatnya dan juga mengurangi tindakan update yang anomali.

Unnormalized Form (UNF)

  • Merupakan suatu table yang berisikan satu atau lebih group/data yang berulang.
  • Membuat tabel unnormalized yaitu dengan memindahkan data dari sumber informasi (Contoh : Form) kedalam format tabel dengan baris dan kolom.
First Normal Form (1NF)
  • Merupakan sebuah relasi dimana setiap irisan antara baris dan kolom berisikan satu dan hanya satu nilai.
UNF ke 1NF
  • Tunjuk satu atau sekumpulan atribut sebagai kunci untuk tabel unnormalized.
  • Identifikasikan groups yang berulang dalam tabel unnormalized yang berulang untuk kunci atribut.
  • Hapus group yang berulang dengan cara :
    • Masukkan data yang semestinya kedalam kolom yang kosong pada baris yang berisikan data yang berulang (flattening the table), atau dengan cara
    • Menggantikan data yang ada dengan copy  dari kunci atribut yang sesungguhnya kedalam relasi terpisah.
Second Normal Form (2NF)
  • Berdasarkan pada konsep full functional dependency, mengindikasikan bahwa, jika A dan B merupakan atribut dari sebuah relasi,  B dikatakan fully dependent terhadap A jika B functionally dependent pada A tetapi tidak pada proper subset dari A.
  • 2NF – merupakan sebuah relasi dalam  1NF dan setiap atribut non-primary-key bersifat fully functionally dependent pada primary key.
1NF ke 2 NF
  • Identifikasikan primary key untuk relasi 1NF.
  • Identifikasikan functional dependency dalam relasi.
  • Jika terdapat partial  dependency terhadap primary key, maka hapus dengan menempatkannya dalam relasi yang baru bersama dengan salinan determinan-nya.
Third Normal Form (3NF)
  • Berdasarkan pada konsep transitive dependency, yaitu suatu kondisi dimana A, B dan C merupakan atribut dari sebuah relasi, maka jika  Aà B dan B à C, maka C transitively dependent pada  A melalui  B. (menegaskan bahwa A tidak functionally dependent pada  B atau C).
  • 3NF – Adalah sebuah relasi dalam 1NF dan 2NF dan dimana tidak terdapat atribut non-primary-key attribute yang bersifat transitively dependent pada  primary key.
2NF ke 3NF :
  • Identifikasikan primary key dalam relasi  2NF.
  • Identifikasikan functional dependency dalam relasi.
Jika terdapat transitive dependency terhadap primary key, hapus dengan menempatkannya dalam relasi yang baru bersama dengan salinan determinan-nya
Definisi umum 2NF dan 3NF
  • Second normal form (2NF) : Suatu relasi yang ada dalam 1NF dan setiap atribut non-primary-key bersifat fully functionally
  • Third normal form (3NF) : Suatu relasi yang ada dalam 1NF dan 2NF dan dimana tidak terdapat atribut non-primary-key attribute yang bersifat transitively dependent pada candidate key.

About Iin aryani

I don't wanna be a "Copycat" but, something they need to copy.

Posted on 21 December 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Komentar untuk penulis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: