Tugas Kuliah – Tentang Virus

Nama Mahasiswa : iin aryani
NIM : 530241218
Pengantar Teknologi Informasi
Rombel 06

1. Apa itu virus komputer?

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis  yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

2. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis virus komputer? Bedakan satu sama lain!

Virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:

Worm – Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya computer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
Trojan – Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
Backdoor – Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
Spyware – Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
Rogue – merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.
Rootkit – Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
Polymorphic virus – Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
Metamorphic virus – Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
Virus ponsel – Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.

3. Bagaimana cara kerja virus atau dipicu untuk bekerja?

Virus memiliki berbagai jenis dan mempunyai cara kerja yang berbeda-beda,
Berikut Jenis-jenis virus dan cara kerja masing-masing virus :
Virus File. Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer anda.
Saat aplikasi yang terinfeksi tersebut dijalankan, maka virus ini akan menyebar dengan cara menginfeksi semua file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.
Virus Boot Sector. Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi boot sector harddisk (boot sector merupakan sebuah daerah dalam hardisk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan).
Jika virus boot sector ini aktif, pengguna tidak akan bisa membooting komputernya secara normal.
Virus E-mail. Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menyebar melalui e-mail (biasanya dalam bentuk file lampiran/attachment). Virus memiliki ciri khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif, atau .bat. Apabila Virus ini aktif, maka dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang terdapat dalam buku alamat pengguna.
Virus Multipartite. Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus jenis ini akan menimbulkan banyak masalah karena menyebabkan kerusakan yang fatal.
Virus Polimorfis. Virus ini mempunyai cara kerja yang unik yaitu virus ini dapat mengubah kode dirinya (berganti wujud) saat menyebarkan diri ke komputer lain. Virus jenis ini lebih sulit dideteksi karena mempunyai sifat seperti itu..
Virus Siluman (stealth virus).Virus ini mempunyai cara kerja yaitu dia mampu Menyembunyikan dirinya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi seolah-olah file tersebut tidak terinfeksi.
Virus Makro. Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi Aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel.
Biasanya Dokumen yang terinfeksi oleh Virus Makro akan memodifikasi perintah yang ada di Microsoft Office seperti perintah “Save” untuk menyebarkan dirinya saat perintah tersebut dijalankan.

4. Sejarah singkat virus komputer

Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya.
Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu.
Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan.
Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988.
Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.

5. Istilah – istilah yang terkait dengan virus dan sistem security

Virus: Virus komputer menyebar di dalam komputer dan menjadi aktif ketika sebuah program dijalankan atau komputer di-boot. Virus hanya dapat pindah dari satu komputer ke lainnya melalui media seperti disket, CD, atau attachment email. Kebanyakan virus mendeaktivasi fungsi-fungsi penting atau menghapus data.
Worm: Berbeda dengan virus, WORM menyebar secara mandiri melalui jaringan/LAN ataupun Internet. Untuk itu, ia menggunakan alamat-alamat dalam ad-dress book program e-mail, atau meman-faatkan celah keamanan Windows. Ia berisi program perusak yang berperilaku seperti virus.
Trojan: Program ini menyamar sebagai ap-likasi berguna, tapi tanpa diketahui menim-bulkan kerugian. Sasaran: Data-data sensitif seperti nomor kartu kredit atau kode ak-ses untuk online banking. Data-data terse-but dikirimkan ke programmer trojan.
Backdoor: Bagian dari trojan yang mem-buka “pintu belakang” pada PC sebagai ak-ses untuk hacker. Sebagian hacker bahkan berhasil mendapatkan kendali penuh atas PC dengan menggunakan backdoor ini.
Phishing: Melalui e-mail atau website palsu yang tampak asli, pengguna diminta memberikan data sensitif seperti kode akses rekening bank. Hati-hatilah, karena bank dan lembaga lainnya tidak pernah meminta data penting semacam itu melalui email. Saat menggunakan online banking, pastikan alamatnya sama persis dengan yang biasa Anda gunakan.
ITW (in the wild): Virus yang sedang beredar, misalnya melalui e-mail atau Internet
Virus Zoo: Juga disebut virus lab, yang diternakkan di lab untuk penelitian proses identifikasi yang lebih baik.
On Demand: Pada proses ini pengguna dapat men-start sendiri proses scan secara manual.
On Access: Antivirus harus aktif sendiri. Misalnya bila pengguna menerima e- mail, maka tool akan otomatis memeriksanya.
Trojan/backdoor: Program perusak yang dapat menyamar sebagai program biasa. Biasanya pengguna tidak dapat mengenalinya. Trojan tujuan dengan membuka semacam “pintu belakang”.
Worm: Berbeda dengan virus, worm hanya menyebar dalam jaringan komputer. Mereka mereproduksi diri sebanyak mungkin untuk menyebar ke komputer lainnya. Untuk itu worm cenderung lebih memanfaatkan e-mail.
Virus polimorf: Virus yang terus menerus mengubah kodenya, sehingga sulit dilacak.
Virus macro: Penyusup dalam bentuk macro ini aktif dalam file dan mengait kan diri pada file-file lainnya.
Hoax: Virus “canda” yang memberi laporan palsu untuk membingungkan pengguna, tetapi tidak menimbulkan kerusakan pada PC yang terkena. Kemungkinkan hacker mendapat akses penuh pada komputer tujuan dengan membuka semacam “pintu belakang”.

Sumber-sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Virus_komputer
http://forum.tempo.co/showthread.php?2019-Cara-Kerja-Virus-Komputer
http://sisteminformasi.wordpress.com/2007/01/23/sejarah-virus-komputer/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5134763

About Iin aryani

I don't wanna be a "Copycat" but, something they need to copy.

Posted on 27 January 2012, in Tugas Sekolah, Virus and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Komentar untuk penulis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: